Duduk di Rumput, Bupati Humbang Hasundutan Tampung Aspirasi Masyarakat di Lintongnihuta


Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE bersama Kadis Pertanian Ir Junter Marbun MM, Kabag Protokol Jakkon Marbun SE dan Camat Lintongnihuta Jara Trisepto Lumbantoruan MM kunjungan kerja ke Desa Bonan Dolok Kecamatan Lintongnihuta, Rabu (21/3). Kehadiran bupati dan rombongan disambut Kades Bonan Dolok Bakti Lumbantoruan di lahan perladangan masyarakat yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Pagaran Kabupaten Tapanuli Utara.

 Tiba di lokasi pertemuan yang sudah terpasang tenda plastik, masyarakat mempersilahkan bupati agar duduk di kursi yang sudah disiapkan masyarakat, tapi bupati lebih memilih duduk di rumput. Masyarakat tetap mengajak bupati biar duduk di kursi tapi bupati tetap memilih duduk di rumput bersama rombongan. “Terimakasih bapak ibu, kita duduk sama-sama di rumput ini aja biar lebih santai dan enak. Biar lebih akrab” ajak bupati. Akhirnya bupati bersama masyarakat berbaur dan duduk sama-sama di rumput. Jarak bupati dan masyarakat hanya sekitar 2 meter, sehingga pertemuan itu tampak penuh rasa kekeluargaan.

Dalam pertemuan itu, Kades Bakti Lumbantoruan mengucapkan terimakasih atas kunjungan Bupati Humbahas di Desa Bonan Dolok Kecamatan Lintongnihuta. Kehadiran bupati dan rombongan suatu kebahagiaan bagi masyarakat. Bakti Lumbantoruan menerangkan masyarakat Bonan Dolok mayoritas petani dan selama ini menggeluti pertanian tembakau. Petani di Desa Bonan Dolok penghasil tembakau dan hasilnya sudah dinikmati. Selain tembakau, masyarakat juga menanam kopi dan padi darat. Kendala yang dihadapi masyarakat dalam bertani masalah air, apalagi musim kemarau.  “Jangankan untuk menyiram tanaman ketika musim kemarau, untuk air penyemprotan sajapun sulit kami dapatkan. Mengatasi itu, sangat-sangat dibutuhkan embung. Selama kepemimpinan bapak bupati, pembangunan sudah dirasakan masyarakat tapi masih banyak yang perlu dibenahi seperti pengaspalan jalan” pinta Bakti dan diamini masyarakat.

Kades menambahkan program penanaman jagung, masyarakat Desa Bonan Dolok sudah mulai melakukan penanaman bahkan sebagian sudah ada yang panen. Bila diperhatikan hasil panen, penanaman jagung sangat menjanjikan diprogramkan di Desa Bonan Dolok ini. Untuk mengolah lahan pertanian ini, masyarakat sangat membutuhkan alat berat khususnya traktor. Ada sekitar 60 hektar lahan pertanian untuk lahan penanaman jagung dan lahan itu sudah pernah dikelola penanaman padi darat sekitar tahun 1980-an. Setelah itu lahan terlantar dan hanya ditanami pohon pinus.

Mendengarkan penjelasan itu, Bupati Humbahas sangat tertarik dan mendukung penanaman jagung di Desa Bonan Dolok. Alat berat sesuai permintaan masyarakat akan didatangkan dan meminta kepada Dinas Pertanian agar mencek alat berat, apabila tidak maksimal bekerja di tempat lain agar digeser ke Bonan Dolok.  Bupati menghimbau kepada masyarakat agar serius bertanam jagung. Harga sudah pasti menguntungkan dan semua hasil panen ditampung, karena sudah ada 3 perusahaan siap membeli jagung. Kedepan, Humbang Hasundutan akan menjadi sentra penghasil jagung.  Mengenai pembangunan sarana dan prasarana khususnya jalan akan dilaksanakan secara bertahap.

Sebelum kunjungan kerja ke Lintongnihuta, Bupati Humbahas bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs Lamhot Hutasoit, Kadis Perhubungan Jaulim Simanullang, Camat Doloksanggul RH Sihite dan Kapolsek Doloksanggul AKP LB Sihombing SH sudah melakukan penanaman jagung di Desa Pakkat Kecamatan Doloksanggul milik Kelompok Tani Marsiurupan bekerjasama dengan PT Bisi Internasional Tbk. Kemudian meninjau lahan pertanian di Desa Hutagurgur Kecamatan Doloksanggul. (REL/Rukmunal H Siregar/Protokol)