Bupati Humbahas Sampaikan Nota Pengantar LKPj Tahun 2017


Humbahas (SIB)-Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor menyampaikan Nota Pengantar Bupati Humbang Hasundutan tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Akhir Tahun 2017 dan Penyampain Hasil Reses Pertama Tahun 2018 kepada Bupati Humbang Hasundutan, pada rapat Paripurna DPRD Kabupaten Humbahas, Senin (23/4) di gedung dewan perkantoran Tano Tubu Doloksanggul.

Rapat Paripurna dipimpin ketua DPRD Humbahas Manaek Hutasoit, didampingi Wakil Ketua Jimmy Togu Purba, Wakil Ketua Marsono Simamora, dan dihadiri Kapolres Humbahas AKBP Dr MHD rDayan MH, Pabung 0210/TU Mayor Inf Holden Gultom, mewakili Kejari Humbahas, para anggota dewan, pimpinan OPD serta undangan lainnya.

Dalam Nota Pengantar, Bupati Dosmar menyampaiakn bahwa penyampaian Nota Pengantar LKPj Bupati Humbahas Tahun 2017 bertujuan untuk memberikan keterangan Bupati kepada DPRD Humbahas menyangkurt pelaksanaan tugas-tugas desentralisasi, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintah selama TA 2017.

“LKPj Tahun 2017 ini disusun masih berdasarkan format PP Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah kepada Pemerintah dan LKPj kepada DPRD serta informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah kepada Masyarakat,”kata Dosmar.

Lebih lanjut Dosmar menguraikan sejumlah penyelenggaraan urusan pemerintahan yang dilaksanakan oleh Pemkab Humbahas Tahun 2017 yang terdiri dari; penyelenggaraan tugas pembantuan, dan tugas umum pemerintahan.

Untuk penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah tahun 2017 Pemkab Humbahas telah melaksanakan urusan wajib dan urusan pilihan. Urusan wajib terdiri dari 26 item, yakni urusan pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, pekerjaan umum, perumahan, kepemudaan dan olahraga, penanaman modal, koperasi dan usaha kecil menengah, kependudukan dan catatan sipil, ketenagakerjaan, ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Selanjutnya, urusan keluarga berencana dan keluarga sejahtera, perhubungan, komunikasi dan informatika, pemberdayaan masyarakat dan desa, sosial, kebudayaan, statistik, kearsipan, perpustakaan, perencanaan pembangunan, penataan ruang, pertahanan, dan kesatuan bangsa dan politik dalam negeri. Dan terakhir urusan otonomi daerah, perangkat daerah kepegawaian.

Sementara untuk urusan pilihan terdiri dari; urusan perikanan, pertanian, perindustrian, perdagangan, dan urusan pariwisata.

Pada kesempatan itu, bupati juga menjelaskan bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Humbahas tahun 2017 ditargetkan sebesar Rp 959.094.075.688 dan sesuai Perda nomor 6 tahun 2017 tentangperubahan ditarget menjadi Rp 984.122.081.185 yang terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD)., Dana Perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Untuk PAD lanjut Dosmar ditarget sebesar Rp 83.191.498.424.00 dan realisasi sebesar Rp 85.736.149.413.01 atau sebesar 103,06 persen.Kemudian untuk dana perimbangan ditargetkan sebesar Rp 755.405.348.506.00 dan terealisasi sebesar Rp179.933.211.876.00 atau sebesar 95,3 persen.Sedangkan untuk lain-lain pendapatandaerah yang sah semula ditargetkan sebesar Rp 145.525.234.255.00 realisasi sebesar Rp 145.168.966.827.00 atau sebesar 99,7 persen.

Sementara pengelolaan benja daerah berdasarkan Perda nomor 1 tahun 2017 ditargetkan sebesar Rp 946.608.158.528 dan sesuai perda nomor 6 tahun 2017 tentang perubahan APBD ditarget menjadi Rp 1.069.722.755.568.00 dengan rincian belanja tidak langsung dan belanja langsung.

“Belanja tidak langsung dianggarkan Rp 57.126.093.568.00 dengan realisasi sebesar Rp 528.721.749.458 dan belanja langsung dianggarakan sebesar Rp 498.596.662.359 dengan realisasi sebesar Rp430.468.842.155,”terangnya.

Selanjutnya Bupati berharap, dari evaluasi yang dilakukan ini, menjadi bahan pertimbangan dan perbaikan di dalam penyusunan program dan kegiatan serta pelaksanaan pada tahun mendatang.

“Kami menyadari bahwa uraian dalam LKPj ini belum dapat sepenuhnya memenuhi harapan seluruh komponen masyarakat karena memungkinkan terdapat hal-hal yang dapat kami jelaskan secara terperinci dan tuntas. Untuk itu kami mengharapkan dukungan pendapat dan saran dar anggota dewan terhormat untuk dijadikan sebagai bahan berharga dalam merumuskan dan pengambilan kebijakan daerah pada tahun mendatang. Kami juga berharap agar semangat dan kemitraan anatara legislatif dan eksekutif tetap terjaga sebagai dasar mewujudkan Humbahas yang hebat dan bermentalitas unggul.”pungkasnya.(BR8/f)